Biografi Orkes Pantai Barat di Amerika Serikat
Russ Skelchy
Orkes Pantai Barat (OPB) yang dibentukkan bulan september 2008 terdiri dari mahasiswa dan profesor Universitas California, Riverside. Pada awalnya, Orkes ini terdiri dari lima orang saja, sekarang ini ada sepuluh lebih yang kebanyakannya tertarik pada jenis musik yang diketahui dari rekaman orkes keroncong Melayu saja. Saya sendiri mulai tertarik pada musik keroncong ketika masuk Program S2 Etnomusikologi dan Asia Tenggara dan ikut kuliah sejarah Indonesia: ternyata musik keroncong merupakan lambang nationalisme Indonesia zaman kolonial dan memberi semangat pada orang Indonesia zaman Revolusi. Pengetahuan itu merupakan dasar minat saya untuk bertanya lebih lanjut: apakah masih ada keroncong di Asia Tenggara dan bagaimana dimainkan? Maka itu saya ke Malaysia dan Indonesia tahun 2008, mencari orkes keroncong, mewawancarai pemusiknya, menonton konser dan membeli rekaman Waljinah, Gesang, Sri Hartati dan lain-lain. Ketika kembali ke Kalifornia, saya berusaha bermain kroncong dengan guitar saya, ikutlah beberapa teman dengan alat musiknya masing-masing, maka berbentuklah orkes kroncong pun.
Sekarang anggota OPB adalah: Michael Atienza (penyanyi), Jennifer Courtier (bas listrik), Craig Chin (cuk), Julian Lozos (biola), Husni Abu Bakar (gitar), Deborah Wong (suling), Aaron W. Singer (gitar), Rene Lysloff (keyboard), Matthew Geer (cello), Genie Yoo (penyanyi) dan Russ Skelchy (pimpinan, cak). Pengalaman dan pengetahuan musik kita ini bermacam-macam; ada yang pernah permain dalam band pop, ada yang sedang bermain gamelan di UCR. Beberapa anggota Orkes Pantai Barat aktif dalam bidang etnomusikologi, tetapi ada juga yang ahli biologi, sastra Melayu dan geologi. Latar belakang kita berbeda, tetapi cinta akan musik keroncong itu bersama, kuat dan hangat. Guru keroncong tidak ada di Amerika Serikat, dan karena itu kami harus belajar musiknya dengan cara sendiri, iatu mendengarkan rekaman keroncong yang ada itu terus-menerus lalu meniru sebaik mungkin. Lain dari itu kita sekali-sekali menononton video konser keroncong yang sudah diambil waktu kita di Indonesia dan Malaysia.
OPB bermain lagu yang berbagai2 jenisnya — ada lagu keroncong asli, ada langgam jawa, ada juga lagu pop yang dipengaruhi musik keroncong (seperti lagu “Keroncong Untuk Ana” oleh M. Nasir dan “Anak Wayang” oleh Iwan Fals): musik keroncong hidup dan berkembang terus.
Orkes Pantai Barat sudah memberi konser di beberapa tempat di California, dari Riverside sampai ke San Fransisco, termasuk konser benefit untuk korban gempa bumi Sumatra, untuk korban tsunami Samoa dan untuk perempuan imigran. Baru2 ini sebuah konser sudah direkam akan dijadikan album CD singkat yang akan keluar bulan depan. Harapan utama Orkes Pantai Barat: memberi konser keroncong di Indonesia, bersama teman-teman kita di sana.
Coba mencari Orkes Pantai Barat dalam Facebook.